Kosongempat’s Weblog

Alumni Budi Luhur Angkatan 04

Gak Boleh Emosi

Suatu hari, Agus berpapasan dengan seorang gembala dengan kambingnya,senyum-kambing
Agus bertanya dengan takjub “Pak, boleh nanya nih?”
Gembala: “Boleh”

Agus : “Kambing-kambing bapak sehat sekali, bapak kasih makan apa?”
Gembala : “yang mana dulu nih? yang hitam atau yang putih?”
Agus : “mmmm …Yang hitam dulu deh….”
Gembala : “oh, kalo yang hitam, dia makannya rumput basah”
Agus : “ohh…kalo yang putih?”
Gembala : “yang putih juga…”

Agus : “hmmm…kambing-kambing ini, kuat jalan berapa kilo pak?”
Gembala : “yang mana dulu nih? yang hitam atau yang putih?” Continue reading

Advertisements

December 18, 2008 Posted by | Umum | , , | 14 Comments

Lokasi Arisan Ke-2 Kita

Berhubung arisan pertama gw yang dapet jadi sesuai dengan kesepakatan dari awal berarti arisan berikutnya diadakan dirumah Orang tua gw. Letaknya ga terlalu jauh dengan Kampus tapi kalo jalan lumayan sih…

Berikut ini peta yang mungkin bisa membantu temen-temen biar nda nyasar : Continue reading

December 3, 2008 Posted by | Umum | , , , | 29 Comments

dan langit pun tersenyum..

Subahanallah.. 🙂

smile

December, 1st 2008 at 20:00. Sebelah Barat Kota Banda Aceh.. malam itu memberikan pemandangan sekaligus senyuman bagi mereka yang dapat menikmati dan melihat indahnya malam itu.. including me 😉 hehe.

check this out http://www.waspada.co.id/berita/bulan-dan-bintang-seolah-tertawa.html

http://cutfarathamrin.wordpress.com/2008/12/02/smile

 😉

 

December 2, 2008 Posted by | berita | 20 Comments

Manangis malu karenannya.

Kematian Hati
oleh :
(alm) K.H. Rahmat ‘Abdullah

Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang
mengintainya. Banyak orang cepat datang ke shaf shalat laiknya orang
yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa
hanya agar dapat segera pergi. Seperti penagih hutang yang kejam ia
perlakukan Tuhannya.

Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama.
Dingin, kering dan hampa,tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak
disyukuri. Dari jahil engkau disuruh berilmu dan tak ada idzin untuk
berhenti hanya pada ilmu. Engkau dituntut beramal dengan ilmu yang ALLAH
berikan. Tanpa itu alangkah besar kemurkaan ALLAH atasmu.

Tersanjungkah engkau yang pandai bercakap tentang keheningan senyap
ditingkah rintih istighfar, kecupak air wudlu di dingin malam, lapar
perut karena shiam atau kedalaman munajat dalam rakaat-rakaat panjang.
Continue reading

December 1, 2008 Posted by | Religi, Sekitar Kita | , , , , | 3 Comments